Skip to main content
KIPUDIN

follow us

Cegah kasus penipuan,inilah 5 tanda penipu online shop

Penipuan online shop makin banyak terjadi, salah satunya menimpa teman saya ketika berbelanja di Lazadda. Tak hanya di toko online itu saja, penipuan juga kerap terjadi di Shopee. Umumnya penipuan terjadi karena konsumen atau pembeli kurang hati - hati.

Misalnya tergiur harga super murah dibandingkan dengan barang serupa di toko lain atau di websiter lain dan langsung membelinya tanpa mengindahkan prosedur pembelian yang telah ditentukan oleh shoope ataupun lazadda.

Saya jadi teringan kejadian yang menimpa kawan saya yang membeli produk elektronik dengan harga sangat murah tadi, barang tersebut didiskon 50% lalu tanpa pikir panjang dia klik tambahkan ke keranjang.

Selanjutnya saat dia hendak bayar / transfer tiba - tiba ada Whatsapp masuk yang mengatasnamakan pihak penjual yang ingin mengkonfirmasi pembelian barang elektronik tersebut dengan menyertakan link konfirmasi.

Karena merasa bahwa itu adalah chat yang biasa aliias wajar tanpa ragu - ragu dia klik link tersebut yang ternyata mengarah ke program pencurian akun, setelah teman saya bayar ke penjual tiba - tiba status pembelian dibatalkan oleh pembeli tanpa sepengetahuan teman saya.

Ciri - ciri penipu Online Shop:

.1. Harga terjun drastis dibawah harga normal
Siapa sih yang tidak tergiur dengan harga murah, apalagi diskon diatas 50%. Pasti kita akan membeli tanpa pikir kalau itu penipu. Padahal ini adalah banderol yang memang dipasang oleh penipu online shop.

Tips: Silakan scroll testimoni / ulasan barang tersebut, selanjutnya bandingkan jumlah review dan jumlah barang terjual. Bila ternyata jumlahnya timpang atau ada ulasan yang terlihat dibuat - buat sebaiknya jangan beli. Jangan lupa lihat rating barang dan reputasi penjual.

Penipu tiba - tiba chat Whatsapp
Prosedur online shop biasanya adalah pembeli memesan barang - transfer ke pihak shopee / tokopedia / lazadda - penjual kirim barang - pembeli konfirmasi telah menerima barang - uang diteruskan ke penjual.

Namun bila sobat membeli barang kemudian ada yang mengirim pesan whatsapp, telephone ataupun mengirimkan SMS apalagi disertai link dengan dalih konfirmasi pembelian sebaiknya urungkan pembelian karena jelas itu adalah Modus penipuan.

Atau penjual mencoba memberikan diskon / potongan harga lewat link. Trik ini untuk mencuri akun kita sehingga mereka bisa login kemudian membatalkan pemesanan setelah menerima uangnya. Pihak shopee / tokopedia tidak bisa membantu karena pembatalan dilakukan oleh pembeli ( dalam hal ini penipu pakai akun kita ).

Transfer ke rekening berbeda
Disinilah jalan terakhir penipuan yang dilakukan pedagang palsu di shopee, yakni menyuruh pembeli melakukan transaksi pembayaran ke nomor rekening Bank yang tidak ditentukan oleh shopee.

Bila konsumen terlanjur mengirim sejumlah uang, dan nantinya barang tidak datang, tidak sesuai diskripsi atau sengketa lainnya, maka tidak akan bisa diselesaikan oleh pihak shopee sebagai penengahnya.

Perlu diketahui, Seller atau penjual belum mendapat uang hasil pembelian konsumen bila barang belum datang atau masih dalam sengketa. Dimana uang tersebut akan berada di rekening bersama yang dikelola online shop, dan bila pesanan sudah sesuai serta barang sampai, maka uang akan diteruskan ke pihak penjual.

Penjual sangat antusias
Ciri penipu selanjutnya adalah penjual terlalu antusias / reaktif. Jika biasanya pembeli yang sering tanya - tanya seputar produk, warna produk atau tanya biaya pengiriman maka berbanding terbalik dengan penipu yang justru suka tanya sana - sini guna memastikan bahwa pembeli positif membeli produknya.

Bahkan tak jarang kebanyakan penipu seakan akan memaksa kita untuk membeli produknya baik lewat chatting shopee ataupun lewat chat whatsapp.

Menawarkan Produk Black Market
Salah satu produk populer yang sering diincar konsumen adalah smartphone Black market. Selain harganya murah karena tidak masuk pajak Negara, produk Ponsel BM ilegal ini juga tidak mudah didapat selain dengan membeli Online secara sembunyi-sembunyi.

Konsumen yang terlalu memburu harga murah dan meskipun tahu kalau produk tersebut black market, lalu tidak selektif saat membaca ulasan serta berapa barang yang sudah terjual, maka kemungkinan besar penjualnya adalah penipu.

Meskipun ada regulasi dan persyaratan untuk menjual produk legal, namun karena ada ribuan pelapak, tentunya pihak shopee akan kesulitan mendeteksi penipu yang menyamar tanpa disertai laporan pengguna lainnya untuk ditindak lanjuti.

Kesimpulan:
Pembahasan diatas, bukan mencirikan kalau shopee adalah sarang penipuan, Namun sekedar Tips bagi para calon pembeli agar selektif dan mengenali ciri-ciri penjual palsu supaya terhindar dari transaksi penipuan. Tips diatas juga berlaku untuk market online lain seperti Tokopedia, Blibli, Bukalapak, di Grup Facebook, Instagram dan lain sebagainya.

Jadilah pembeli yang selidik saat ingin memilih dan menentukan barang yang ingin dibeli, Kenali penjual dari rating serta ualasan konsumen lainnya dan jangan sekali-kali melakukan transfer uang ke rekening di luar pembayaran aplikasi shopee.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar